Promosi penjualan Ponsel 2009 Akan Anjlok?

 
Volume penjualan ponsel global pada 2009 akan bertumbuh negatif 1,9%. Namun, pasar tersebut akan kembali bangkit dengan pertumbuhan positif pada 2010. Para analis sepakat, krisis ekonomi global pada 2009 akan memburuk.Akibat penurunan daya beli konsumen di negara berkembang, penjualan ponsel global pada 2009 akan menjumpai pertumbuhan negatif.Ini adalah pertumbuhan negatif pertama sejak 2001. Firma riset International Data Corp (IDC) mengamati, pasar ponsel global menjumpai pertumbuhan sehat berdigit ganda (lebih dari 10%) dalam beberapa tahun terakhir berkat lonjakan permintaan di pasar berkembang. 

Pasar berkembang menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar ponsel global karena banyak penduduk negara berkembang belum memiliki ponsel. Di pasar maju, sebagian besar penduduk sudah memiliki ponsel sehingga para penduduk negara maju tersebut hanya membeli ponsel baru untuk mengganti ponsel lama. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan penjualan ponsel di pasar maju tidak setinggi pertumbuhan di pasar berkembang. 

Para produsen ponsel global pun melakukan ekspansi besar-besaran ke pasar berkembang untuk meraih pertumbuhan penjualan sekaligus pangsa pasar terbesar. Namun, pada akhir 2008 penjualan ponsel di negara berkembang mulai melemah akibat krisis.Karena itu,IDC memperkirakan,volume penjualan ponsel global pada 2008 hanya akan bertumbuh 7,1%.Pada 2009,volume penjualan ponsel global akan semakin menyusut. 

IDC memperkirakan, pada 2009 pertumbuhan volume penjualan ponsel global akan anjlok menjadi negatif 1,9%.Level pertumbuhan tahunan itu memang tidak serendah negatif 2,3% yang terjadi pada 2001. IDC menerbitkan perkiraan suram ini setelah para produsen ponsel mengumumkan perkiraan penurunan penjualan. 

”Nokia menjadi produsen pertama yang memberikan tanda bahwa masalah akan terjadi di pasar ponsel global pada 2009.Kecemasan menjadi semakin besar setelah para produsen chipset ponsel seperti Qualcomm, Texas Instruments, dan MediaTek mengumumkan pemangkasan produksi untuk 2009,”ujar Senior Analyst Mobile Phone Tracker IDC Ryan Reith. 

Kabar baiknya, IDC meyakini tidak semua segmen di pasar ponsel akan menjumpai pertumbuhan negatif pada 2009. IDC memperkirakan, volume penjualan smartphone global pada 2009 akan naik 8,9% per tahun. ”Konsumen akan terus membeli smartphone karena alat ini menawarkan banyak sekali fungsi, lebih dari sekadar telepon dan SMS.Para produsen harus memanfaatkan peluang ini,”tutur Senior Analyst Mobile Devices Technology & Trends IDC Ramon Llamas. 

Llamas menambahkan, konsumen akan terus membeli smartphone, bahkan pada masa krisis karena smartphone mampu meningkatkan produktivitas dan menyajikan hiburan di mana pun pengguna berada. Konsumen juga lebih suka membeli smartphonedaripada ponsel tradisional karena harga smartphone semakin terjangkau. Dengan begitu, selisih harga smartphonedengan ponsel tradisional tidak terpaut terlalu jauh. 

Kabar baik yang lain, IDC meyakini, krisis ekonomi global tidak akan berlanjut hingga 2010. IDC memperkirakan, pada 2010 iklim ekonomi global akan membaik sehingga konsumen kembali berbelanja ponsel baru. IDC mengungkapkan, volume penjualan ponsel global pada 2010 akan bertumbuh 7,7% per tahun. Khusus untuk segmen smartphone, IDC menambahkan, pertumbuhan volume penjualan global pada 2010 akan kembali ke level digit ganda pada 24,0%. 

Adapun pertumbuhan penjualan global ponsel tradisional pada 2010 akan mencapai 5,0% per tahun. Perkiraan IDC ini selaras dengan perkiraan para analis lain. Jajak pendapat Reuters terhadap 36 analis mengungkap, volume penjualan ponsel global pada kuartal keempat (Oktober-Desember) 2008 akan turun 5,7%. Padahal, kuartal keempat merupakan musim belanja besar-besaran dan secara tradisional penjualan ponsel global pada periode itu naik ke level tertinggi. Penyebab penurunan penjualan ponsel global pada kuartal keempat 2008 tidak lain adalah krisis. 

Karena krisis ekonomi global berlanjut hingga 2009, penjualan ponsel global pada 2009 pun turun. Para analis dalam jajak pendapat Reutersmemperkirakan, penurunan itu akan mencapai sekitar 6,6% per tahun. Perkiraan ini kontras dengan perkiraan-perkiraan sebelumnya. Bahkan pada bulan silam, jajak pendapat terhadap para analis mengungkap, para analis masih memperkirakan volume penjualan ponsel global pada 2009 akan bertumbuh positif 2,6% per tahun. 

”Kecemasan dan ketidakpastian menyebabkan banyak supplier dan konsumen menunda pembelian ponsel baru,” sebut analis Strategy Analytics Neil Mawston kepada Reuters. Pada 2007,industri ponsel global mampu menuai pendapatan USD190 miliar per tahun. Industri ponsel lahir pada 1980-an.Para analis mengungkapkan, di sepanjang sejarahnya, industri ponsel baru dua kali menjumpai penurunan pendapatan.Pertama pada 2001 dan kedua akan terjadi pada 2009. (ahmad fauzi) 

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com 

0 komentar